hidup terlalu melelahkan
terlu banyak dilema problema
penuh sesak dengan rutinitas
terkikisnya tawa lepas
kini lidahku tak mampu mengecap
manis gula asin garam
pekaku terkikis jadwal
jadwal menyiksa terselip problema
rutinitasku hancurkan tubuhku
cerah mentari nyenyakkan tidurku
tawamu tetap bosankanku
biarlah kupilih hidupku sendiri
biarkan ku berbeda
jangan kau paksa tuk sama
ku tak akan ganggu dirimu
beda hidupku hidupmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar