Sabtu, 20 November 2010

seolah frontal

seolah frontal membuka masa lalu
bau kamar ini seperti saat itu
saat bibir kita saling mencumbu
saat kita masih saling melempar senyum

semua terangkat kembali
ketika aku berada disini
setelah maumu kuturuti
setelah berjalan masing masing

semesta menyatukan dan memisahkan
menciptakan dan melupakan namun sekejap teringat
tak peduli walau terasa pedih
namun semua harus dihadapi

biarlah kau bercumbu dengan mainan barumu
membuat mu seakan berada di surga semu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar